Rabu, 29 Februari 2012

1. Jelaskan jenis-jenis badan usaha dan bentuk usaha yang legal!
2. Jenis badan usaha apa yang digunakan oleh pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih?   Jelaskan!
3. Jelaskan yang dimaksud dengan perusahaan perseorangan
4. Jelaskan yang dimaksud dengan persekutuan
5. Jelaskan yang dimaksud dengan korporasi
6. Jelaskan bentuk khusus dari persekutuan dan korporasi
7. Jelaskan bentuk franchising, manfaat dan kelemahan
8. Buatlah pilihan bentuk usaha untuk usaha yang saudara dan jelaskan alasannya dari aspek kelebihan dan kekurangannya. Kemudian buatlah gambarannya!

Jawabannya
1. Bentuk dan jenis usaha legal:
Perusahaan Perseorangan adalah bentuk usaha yang paling sederhana. Pemilik Perusahaan Perseorangan hanya satu orang dan pembentukannya tanpa izin serta tata cara yang rumit misalnya membuka toko kelontong atau kedai makan. Biasanya Perusahaan Perseorangan dibuat oleh pengusaha yang bermodal kecil dengan sumber daya dan kuantitas produksi yang terbatas. Bentuk usaha jenis ini paling mudah didirikan, seperti juga pembubarannya yang mudah dilakukan tidak memerlukan persetujuan pihak lain karena pemiliknya hanya satu orang. Dalam Perusahaan Perseorangan tanggung jawab pemilik tidak terbatas, sehingga segala hutang yang timbul pelunasannya ditanggung oleh pemilik sampai pada harta kekayaan pribadi seperti juga seluruh keuntungannya yang dapat dinikmati sendiri oleh pemilik usaha.

Persekutuan Firma merupakan Persekutuan Perdata dalam bentuk yang lebih khusus, yaitu didirikan untuk menjalankan perusahaan, menggunakan nama bersama, dan tanggung jawab para pemilik Firma yang biasa disebut “sekutu” Karena Firma merupakan suatu perjanjian, maka para pemilik Firma para sekutu Firma harus terdiri lebih dari satu orang. Dalam Firma masing-masing sekutu berperan secara aktif menjalankan perusahaan, dan dalam rangka menjalankan perusahaan tersebut mereka bertanggung jawab secara tanggung rentang, yaitu hutang yang dibuat oleh salah satu sekutu akan mengikat sekutu yang lain dan demikian sebaliknya pelunasan hutang Firma yang dilakukan oleh salah satu sekutu membebaskan hutang yang dibuat oleh sekutu yang lain. Tanggung jawab para sekutu tidak hanya sebatas modal yang disetorkan kedalam Firma, tapi juga meliputi seluruh harta kekayaan pribadi para sekutu. Jika misalnya kekayaan Firma tidak cukup untuk melunasi hutang Firma, maka pelunasan hutang itu harus dilakukan dari harta kekayaan pribadi para sekutu.
Karena pada dasarnya Firma merupakan bentuk Persektuan Perdata, maka pembentukan Firma harus dilakukan dengan perjanjian. Menurut pasal 22 KUHD Kitab Undang-undang Hukum Dagang perjanjian Firma harus berbentuk akta otentik akta notaris. Meski harus dengan akta otentik, namun ketiadaan akta semacam itu tidak dapat menjadi alasan untuk merugikan pihak ketiga. Dengan demikian suatu Firma dapat dibuat dengan akta dibawah tangan bahkan perjanjian lisan namun dalam proses pembuktian di pengadilan misalnya, ketiadaan akta otentik tersebut tidak dapat digunakan oleh para sekutu sebagai alasan untuk mengingkari eksistensi Firma. Setelah akta pendirian Firma dibuat, selanjutnya akta tersebut wajib didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri dalam daerah hukum di mana Firma itu berdomisili.

Persekutuan Komanditer (Commanditaire Vennotschaap/CV)
Pada prinsipnya Persekutuan Komanditer adalah Persekutuan Firma perkembangan lebih lanjut  dari Persekutuan Firma. Jika Firma hanya terdiri dari para sekutu yang secara aktif menjalankan perusahaan, maka dalam Komanditer terdapat sekutu pasif yang hanya memasukan modal. Jika sebuah Firma membutuhkan tambahan modal, misalnya, Firma tersebut dapat memasukan pihak lain sebagai sekutu baru yang hanya memasukan modalnya tapi tidak terlibat secara aktif dalam menjalankan perusahaan. Dalam hal ini, sekutu yang baru masuk tersebut merupakan sekutu pasif, sedangkan sekutu yang menjalankan perusahaan adalah sekutu aktif. Jika sekutu aktif  menjalankan perusahaan dan menanggung kerugian sampai harta kekayaan pribadi, maka dalam Komanditer tanggung jawab sekutu pasif terbatas hanya pada modal yang dimasukannya kedalam perusahaan tidak meliputi harta kekayaan pribadi sekutu pasif.

Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan Terbatas (PT) adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, dan melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham. Sebagai badan hukum, sebuah PT dianggap layaknya orang-perorangan secara individu yang dapat melakukan perbuatan hukum sendiri, memiliki harta kekayaan sendiri dan dapat menuntut serta dituntut di muka pengadilan. Untuk menjadikannya sebagai badan hukum PT, sebuah perusahaan harus mengikuti tata cara pembuatan, pendaftaran dan pengumuman sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas (UU PT).
Sebagai persekutuan modal, sebuah PT didirikan oleh para pendiri yang masing-masing memasukan modal berdasarkan perjanjian. Modal tersebut terbagi dalam saham yang masing-masing saham mempunyai nilai yang secara keseluruhan menjadi modal perusahaan. Tanggung jawab para pendiri PT adalah sebatas modal yang disetorkan ke dalam PT dan tidak meliputi harta kekayaan pribadi mereka. Menurut UU PT, Modal PT terbagi atas Modal Dasar, Modal Ditempatkan dan Modal Disetor. Modal Dasar adalah modal keseluruhan PT sebagaimana yang dinyatakan dalam Akta Pendiriannya, yaitu nilai yang menunjukkan besarnya nilai perusahaan. Modal ditempatkan adalah bagian Modal Dasar yang wajib dipenuhi/disetor oleh masing-masing para pemegang saham kedalam perusahaan, sedangkan Modal Disetor adalah Modal Ditempatkan yang secara nyata telah disetorkan.
Untuk menjalankan perusahaan, sebuah PT dilengkapi organ-organ yang memiliki fungsi masing-masing, yaitu: Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Direksi dan Dewan Komisaris. Menurut Undang-undang Perseroan Terbatas, Rapat Umum Pemegang Saham adalah organ perseroan yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris dalam batas-batas yang ditentukan dalam undang-undang tersebut. Secara umum, tugas RUPS adalah menentukan kebijakan perusahaan. Direksi adalah organ perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan perseroan, sehingga Direksi dapat mewakili perseroan itu baik di dalam maupun di luar pengadilan. Tugas Dewan Komisaris adalah melakukan pengawasan terhadap perseroan, baik secara umum maupun secara khusus, termasuk memberi nasihat kepada Direksi.


2.  Jenis perusahaan yang digunakan perusahaan yang digunakan oleh pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih?
Kem Chick (kemang chicken)
Jenis badan usaha : perusahaan perseorangan dan franchiese
Kem Chicks merupakan sebuah supermarket yang telah memberi pelayanan kepada ekspatriat yang tinggal di wilayah Kemang, Jakarta, sejak tahun 1980an. Gedung tinggi yang baru telah menggantikan gedung lamanya yang hanya dua tingkat. Sekarang ada apartemen di atas supermarket tsb. Sepertinya gedung barunya selesai dibangun diakhir tahun 2009.
Sejak awal berdiri, Kem Chicks menyajikan makanan impor, yang sampai sekarang juga masih favoritnya ekspatriat yang tinggal di sekitar Kemang. Supermarket tersebut dimiliki oleh Bob Sadino, pengusaha yang sukses. Sekarang terdapat beberapa supermarket yang juga menjual makanan impor, seperti Ranch Market dan Food Hall.
3. Perusahaan Perseorangan adalah bentuk usaha yang paling sederhana. Pemilik Perusahaan Perseorangan hanya satu orang dan pembentukannya tanpa izin serta tata cara yang rumit. Biasanya Perusahaan Perseorangan dibuat oleh pengusaha yang bermodal kecil dengan sumber daya dan kuantitas produksi yang terbatas. Bentuk usaha jenis ini paling mudah didirikan, seperti juga pembubarannya yang mudah dilakukan tidak memerlukan persetujuan pihak lain karena pemiliknya hanya satu orang. Dalam Perusahaan Perseorangan tanggung jawab pemilik tidak terbatas, sehingga segala hutang yang timbul pelunasannya ditanggung oleh pemilik sampai pada harta kekayaan pribadi seperti juga seluruh keuntungannya yang dapat dinikmati sendiri oleh pemilik usaha.
4. Persekutuan adalah merupakan kombinasi terorganisir dari dua orang atau lebih untuk menjalankan suatu usaha sebagai mitra pemilik atau mitra pengelola dan dimiliki oleh dua orang atau lebih yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis. Pendiri badan usaha ini membutuhkan izin khusus dari instansi pemerintah yang terkait.
5. Korporasi adalah perusahaan atau badan usaha yang sangat besar atau beberapa perusahaan yang dikelola dan dijalankan sebagai satu perusahaan besar.
6. Bentuk khusus dari persekutuan dan korporasi adalah:
Firma (dari bahasa Belanda venootschap onder firma; secara harfiah: perserikatan dagang antara beberapa perusahaan) atau sering juga disebut Fa, adalah sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama. Pemiliki firma terdiri dari beberapa orang yang bersekutu dan masing-masing anggota persekutuan menyerahkan kekayaan pribadi sesuai yang tercantum dalam akta pendirian perusahaan.
Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.
Perseroan Terbatas (PT) adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Karena modalnya terdiri dari saham-saham yang dapat diperjualbelikan, perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan.
PT terbuka
Perseroan terbuka adalah perseroan terbatas yang menjual sahamnya kepada masyarakat melalui pasar modal (go public). Jadi sahamnya ditawarkan kepada umum, diperjualbelikan melalui bursa saham dan setiap orang berhak untuk membeli saham perusahaan tersebut.

PT tertutup
Perseroan terbatas tertutup adalah perseroan terbatas yang modalnya berasal dari kalangan tertentu misalnya pemegang sahamnya hanya dari kerabat dan keluarga saja atau kalangan terbatas dan tidak dijual kepada umum.

PT kosong
Perseroan terbatas kosong adalah perseroan yang sudah ada izin usaha dan izin lainnya tapi tidak ada kegiatannya.
7. Bentuk franchising, manfaat dan kelemahan
Jenis/BentukFranchise
Menurut Mohammad Su’ud ( 1994:4445) bahwa dalam praktek franchise terdiri dari empat bentuk:
1. Product Franchise 
Suatu bentuk franchise dimana penerima franchise hanya bertindak mendistribusikan produk dari petnernya dengan pembatasan areal.
2. Processing or Manufacturing Frinchise
Jenis franchise ini memberikan hak pada suatu badan usaha untuk membuat suatu produk dan menjualnya pada masyarakat, dengan menggunakan merek dagang dan merek franchisor. Jenis franchise ini seringkali ditemukan dalam industri makanan dan minuman.
Suatu bentuk franchise dimana PT Ramako Gerbangmas membeli dari master franchise yang mengeloia Mc Donald‘s di Indonesia yang hanya memberi know how pada PT Ramako Gerbangmas tersebut untuk menjalankan waralaba Mc Donald’s.
3. Bussiness Format atau System Franchise
Franchisor memiliki cara yang unik dalam menyajikan produk dalam satu paket, seperti yang dilakukan oleh Mc Donald’s dengan membuat variasi produknya dalam bentuk paket.
4. Group Trading Franchise
Bentuk franchise yang menunjuk pada pemberian hak mengelola toko-toko grosir maupun pengecer yang dilakukan toko serba ada.

MANFAAT FRANCHISING/WARALABA
    Manfaat bagi franchisor Sebuah jaringan yang menawarkan keunggulan berupa keseragaman/homogenitas, daya beli, daya advertising, sarana. Biaya pengembangan lebih kecil dibandingkan dengan cabang. Karena investasi terbagi antara franchisor dan franchiese.
    Manfaat bagi franchiesee Jaringan waralaba memberikan keunggulan berupa homogenitas, daya beli, daya advertising, sarana. Franchiese mengkopi/meniru kesuksesan dengan di berikannya bantuan dari awal bisnis sehingga lebih cepat dengan biaya yang lebih murah.
    Persentasi rentabilitasi capital entrepreneur lebih tinggi.
       Sedangkan kerugian sistem franchise bagi franchisee adalah:
1. Sistem franchise tidak memberikan kebebasan penuh kepada franchisee karena franchisee terikat perjanjian dan harus mengikuti sistem dan metode yang telah dibuat oleh franchisor.
2. Sistem franchise bukan jaminan akan keberhasilan, menggunakan merek terkenal belum tentu akan sukses bila tidak diimbangi dengan kecermatan dan kehati-hatian franchisee dalam memilih usaha dan mempunyai komitmen dan harus bekerja keras serta tekun.
3. Franchisee harus bisa bekerja sama dan berkomunikasi dengan baik dalam hubungannya dengan franchisor. (Sukandar, 2004, p. 67)
4. Tidak semua janji franchisor diterima oleh franchisee.
5. Masih adanya ketidakamanan dalam suatu franchise, karena franchisor dapat memutuskan atau tidak memperbaharui perjanjian. (Rachmadi, 2007,p. 9)



8. saya akan memilih usaha franchiese
Kelebihannya : usaha ini sebelumnya sudah pernah dijalani oleh pioneer jadi cocok untuk
pemula yang ingin mencoba usaha dengan konsep pemasaran yang sudah ada mudah untuk
dikembangkan dan diteruskan sehingga resiko kegagalan cukup minim dan brand product
sudah tidak diragukan lagi.
Kekurangan dari franchise adalah biaya paten yang mahal, namun meskipun demikian saya pikir biaya yang kita keluarkan untuk paten itu bisa terganti dengan keuntungan yang akan kita dapatkan nanti.

Salah satu kekurangannya juga selama apapun kita mengunakan franchise ini, kita tidak akan pernah menjadi pemilik yang sah untuk franchise tersebut. Namun karena kita tahu demikian, maka orientasi kita harus pada laba, bukan kepada kepemilikan.









Jumat, 24 Februari 2012


Bab I: Konsep-Konsep Kewirausahaan
1.    Apa yang saudara ketahui tentang kewirausahaan?
2.    Apa yang saudara ketahui tentang wirausaha?
3.    Jelaskan tipe-tipe seorang wirausaha!
4.    Jelaskan fungsi dan peran kewirausahaan ! 
5.    Sebutkan pengusaha yang sukses menurut saudara!
6.    Jelaskan karakteristik dan nilai-nilai kewirausahaan!
7.    Jelaskan  motif wirausaha!
8.    Jelaskan proses kewirausahaan
9.    Jelaskan 10 kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha

Jawaban
1.    Kewirausahaan ialah kemampuan seseorang untuk melihat atau menciptakan & merubah peluang menjadi sesuatu (prodak) yang bernilai ekonomis (profit)
2.    Seseorang yang pandai melihat peluang dan mengimplementasikan peluang tersebut terhadap usaha (bisnis)
3.    Tipe-tipe wirausaha :
•    Mandiri
•    Mitra
•    Investor
4.    Fungsi kewirausahaan
Fungsi adanya wirausaha adalah :
•    Mengusahakan inovasi-inovasi baru
•    Membuka pasaran baru
•    Memasuki usaha-usaha baru yang belum pernah dicoba oleh orang lain
•    Memulai produksi jenis barang dan jasa baru
Peran Kewirausahaan
Peran kewirausahaan adalah sebagai motor penggerak pembangunan nasional adalah sebagai berikut :
•    Wirausaha berusaha mengurangi pengangguran
•    Wirausaha berusaha mengurangi ketegangan sosial
•    Wirausaha berusaha meningkatkan taraf hidup anggota dan masyarakat lingkunganya
•    Wirausaha berusaha memajukan perekonomian bangsa dan negara
•    Wirausaha berusaha memperkecil sifat ketergantungan terhadap bantuan luar negeri
•    Wirausaha berusaha memenuhi segala macam kebutuhan masyarakat terhadap produk dan adanya jasa

5.    Pengusaha sukses :
•    Bob sadino
•    Bill gates
•    Bakeri
•    Colonel sandlers
•    Ciputra
•    Andrew darwis
•    Steve jobs
•    Mark zugeberg
•    Adri subono
•    Tomy suharto

6.    Karakteristik wirausaha :
•    Percaya diri
•    Pantang menyerah
•    Mencoba hal baru
•    Aksi, kreasi, aktif
•    Kreatif, inovatif
•    Tidak gengsi
•    Terus belajar
•    Mau berusaha
7.    Motif wirausaha
1.    Kebutuhan (needs)
2.    Peluang (opportunity)
8.    Proses kewirausahaan
•    Tahap memulai, tahap di mana seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin apakah membuka usaha baru, melakukan akuisisi, atau melakukan franchising. Juga memilih jenis usaha yang akan dilakukan apakah di bidang pertanian, industri / manufaktur / produksi atau jasa.
•    Tahap melaksanakan usaha atau diringkas dengan tahap "jalan", tahap ini seorang wirausahawan mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya, mencakup aspek-aspek : pembiayaan, SDM, kepemilikan, organisasi, kepemimpinan yang meliputi bagaimana mengambil resiko dan mengambil keputusan, pemasaran, dan melakukan evaluasi.
•    Mempertahankan usaha, tahap di mana wirausahawan berdasarkan hasil yang telah dicapai melakukan analisis perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi yang dihadapi
•    Mengembangkan usaha, tahap di mana jika hasil yang diperoleh tergolong positif atau mengalami perkembangan atau dapat bertahan maka perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil.

9. 10 kompetensi yang harung dimiliki wirausaha :
1. Knowing your business
     2. Knowing the basic business management
     3. Having the proper attitude
     4. Having adequate capital
     5. Managing finance efficiently
     6. Managing time effectively
     7. Managing people
     8. Satisfying customer by providing high quality product
     9. Knowing Hozu how to complete
     10. Copying with requlation and paper work

Bab II: Membangun Kreativitas dan Inovasi

1.     Jelaskan apa yang dimaksud dengan Inovasi?
2.     Bagaimana peranan inovasi dalam kewirausahaan?
3.     Bagaimana proses inovasi?
4.     Jelaskan yang dimaksud dengan Kreativitas!
5.     Bagaimana peranan kreativitas dalam kewirausahaan?
6.     Bagaimana berfikir kreatif dalam kewirausahaan?
7.     Bagaimana cara membangun kreatifitas?
8.     Jelaskan faktor-faktor yang mendukung inovasi dan kreativitas dalam perusahaan!
9.     Jelaskan faktor-faktor yang menghambat inovasi dan kreativitas dalam perusahaan! 
10.  Pilih seorang pengusaha sukses dan perusahaannya untuk dipelajari dan buat ringkasan atas pengusaha dan perusahaan tersebut. Adapun data tentang pengusaha adalah nama, sejarah diri,visi misi, nilai-nilai yang dianut, kegagalan dan kesuksesan dalam membangun usaha, strategi membangun usaha dan hal-hal lain yang dianggap penting. Adapun tentang perusahaannya adalah nama perusahaan, sejarah, visi, misi, produk-produk perusahaan, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajamen sumber daya manusia, manajemen operasi, teknologi informasi dan hal-hal lain yang dianggap perlu
11.  Memilih satu usaha yang akan dikerjakan berdua selama satu semester. Berikan gambaran usaha tersebut
12.  Buatkan diferensiasi atau perbedaan dari bisnis sejenis dengan konsep kreativitas dan inovasi pada usaha yang dipilih sehingga terlihat perbedaan dengan pesaing!     

Jawaban
1.    Kemampuan seseorang untuk memecahkan masalah dan ide-idenya bisa diterima oleh pasar
2.    Inovasi memudahkan proses menemukan atau mengimplementasikan sesuatu yang baru ke dalam situasi yang baru dalam berbisnis. Inovasi adalah memikirkan dan melakukan sesuatu yang baru yang menambah atau menciptakan nilai-nilai manfaat.
3.    Sebuah tim yang baik memerlukan proses untuk mencari bagaimanamenciptakan peluang-peluang bisnis yang akan membawa kepada inovasi strategi. Proses Discovery ditunjuk untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Kelima fase, yang akan dijelaskan secara rinci dalam seksi berikutnya, didesain untuk menyediakan kebutuhan struktur namun dibiarkan untuk fleksibilitas aktivitas-aktivitas di dalam fase-fase untuk mengakomodasikan sebuah wilayah yang luas atas industri-industri dan perusahaan-perusahaan.
4.    Kemampuan seseorang mengembangkan ide-ide untuk memecahkan masalah dan bahkan menemukan atau menciptakan peluang baru dari ide-ide tersebut.
5.    Peranan kreatitifas sangat penting dalam berwirausaha karena dengan kreativitas yang dimilikinya seorang wirausaha mampu memecahkan masalah serta mengembangkan wirausahanya
6.    Berfikir kreatif dalam wirausaha ialah seorang wirausaha yang mampu mengembangkan ide untuk mengembangkan wirausahanya tersebut.
7.    Cara membangun kreativitas:

a.    Terbuka  dengan pengalaman.
b.    Observasi – melihat sesuatu hal dengan sudut pandang lain.
c.    Memiliki rasa penasaran tinggi.
d.    Mau menerima dan mempertimbangkan pendapat berbeda.
e.    Indepen dalam mengambil keputusan, pikiran dan tindakan.
f.    Percaya diri.
g.    Mau mengambil resiko terhitung.
h.    Sensitif terhadap masalah.
i.    Fleksibel
j.    Responsif pada pemikiran.
k.    Motivasi tinggi.
l.    Kemampuan untuk konsentrasi.
m.    Selektif
n.    Bebas dari rasa takut dan gagal.
o.    Memiliki daya pikir imajinasi yang baik.
8.    Faktor yang mendukung kreatif & inovatif ialah dukungan dari pihak atasan (pimpinan) serta ketersesiaan sumber daya untuk melakukannya
9.    Faktor yang menghambat kreatif & inovatif ialah berpikiran negatif, takut gagal, berasumsi sendiri, mudah menyerah, merasa puas diri, kesulitan memusatkan konsentrasi dll.
10.    ABC
11.    Rencana pengambangan usaha yang akan saya pilih ialah usaha jasa travel dikalangan mahasiswa khususnya Universitas Widyatama perusahaan kami akan mendirikan travel berbeda dari yang lain. Dengan konsep tour guiding yang friendly kami akan siap melayani jasa perjalanan wisata saudara semua.
12.    Perbedaannya disini terhadap pelayanan yang perusahaan kami berikan yaitu dengan keramah tamahan serta dengan mengutamakan pelanggan adalah raja kami siap melayani segala keperluan konsumen.
 
Bab III: Ide dan Identifikasi Peluang Usaha atau bisnis


1.    Bagaimana mengembangkan ide kewirausahaan?
2.    Bagaimana pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih dalam mengembangkan ide usaha mereka pada waktu pertama kali?
3.    Jelaskan sumber-sumber potensial peluang! Berikan contoh sumber-sumber  potensial peluang pada pengusaha dan  perusahaan yang saudara pilih!
4.    Jelaskan bekal kemampuan dan pengetahuan yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha! Berikan contoh pada pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih!
5.    Jelaskan penyaringan ide usaha! Berikan contoh pada pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih!
6.    Jelaskan kegagalan dalam memilih peluang bisnis baru! Berikan contoh pada pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih!
7.    Buatlah ide usaha untuk usaha yang akan saudara jalankan untuk satu semester ini!

Jawaban
1.    Mengembangkan ide kewirausahaan adalah:
-    Menciptakan produk baru dan berbeda. Ketika ide dimunculkan secara riil atau nyata, misalnya dalam bentuk barang dan jasa tersebut harus berbeda dengan produk dan menciptakan nilai bagi pembeli atau penggunanya. Agar berguna, barang dan jasa harus bernilai bagi konsumen, baik pelanggan maupun konsumen potensial lainnya. Oleh sebab itu, wirausaha harus benar-benar mengetahui perilaku konsumen di pasar .
-    Mengamati pintu peluang. Wirausaha harus mengamati potensi-potensi yang dimiliki pesaing, misalnya kemungkinan pesaing mengembangkan produk baru, pengalaman keberhasilan dalam mengembangkan produk baru, dukungan keuangan, dan keunggulan-keunggulanj yang dimiliki pesaing di pasar. Kemampuan pesaing utnuk mempertahankan posisi pasar dapat dievaluasi dengan mengamati kelemahan-kelemahan dan risiko pesaing dalam menanamkan modal barunya.
-    Analisis produk dan proses produksi secara mendalam. Analisis ini sangat penting untuk menjamin apakah jumlah dan kualitas produk yang dihasilkan memadai atau tidak.
2.    Bob Sadino seorang pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Beliau adalah orang yang sangat memiliki keberanian karena dapat memulai sebuah bisnis benar-benar dari nol dari mulai dia tidak memiliki apa-apa sampai akhirnya bisa sukses di bidang bisnis. Beliau juga dapat menerapkan cara-cara khas beliau sendiri dalam menjadlankan bisnisnya, bagian ini lah yang biasanya menjadi kesulitan seseorang dalam melakukan suatu bisnis.
3.    Sumber-sumber potensial peluang komunitas, konsumen, supplier, pesaing, lingkungan, pemerintahan dal lain-lain. Contoh peluang jaringan usaha bob sadino ialah kalangan ibu rumah tangga yang sering membeli bahan pokok dipasar swalayan.



4.    Bekal pengetahuan yang harus dimiliki perusahaan:
i.    Tentang usaha yang akan memasuki/dirintis dan lingkungan usaha yang ada
ii.    Tentang peran an tanggung jawab
iii.    Tentang manajemen dan organisasi bisnis
                Bekal keterampilan yang harus dimiliki wirausaha:
iv.    Ketermapilan konseptual  dan mengatur strategi dan memperhitungkan resiko
v.    Keterampilan kreatif dalam menciptakan nilai tambah
vi.    Keterampilan dalam memimpin dan mengelola
vii.    Keterampilan berkomunikasi  dan berinteraksi
5.    Penyaringan ide usaha:
i.    Menciptakan produk baru dan berbeda
ii.    Mengamati pintu peluang
iii.    Analisis produk dan proses produksi secara mendalam
iv.    Menaksir biaya awal
v.    Memperhitungkan risiko yang mungkin terjadi
6.    Kegagalan dalam memilih peluang bisnis:
i.    Pendapatan yang tidak menentu
ii.    Kerugian akibat hilangnya modal investasi
iii.    Perlu kerja keras dan waktu yang lama
iv.    Kurang berpengalaman
v.    Gagal dalam perencanaan
7.    Rencana pengambangan usaha yang akan saya pilih ialah usaha jasa travel dikalangan mahasiswa khususnya Universitas Widyatama perusahaan kami akan mendirikan travel berbeda dari yang lain. Dengan konsep tour guiding yang friendly kami akan siap melayani jasa perjalanan wisata saudara semua.


Bab 4: Merintis Usaha Baru dan Model Pengembangannya
Jelaskan jawaban saudara atas pertanyaan dibawah dan diupload ke blog masing-masing
1.    Bagaimana cara memasuki dunia usaha? Berikan contoh pada pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih tentang cara mereka memasuki dunia usaha!
2.    Jelaskan profil usaha kecil dan model pengembangannya! Berikan gambaran profil dan model pengembangan usaha oleh pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih!
3.    Bagaimana kerangka pengembangan usaha kecil? Berikan gambaran dari pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih!
4.    Jelaskan tantangan untuk mendirikan usaha baru! Berikan gambaran pada pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih!
5.    Jelaskan kegagalan dalam mendirikan usaha baru! Berikan gambaran kegagalan yang pernah dialami oleh pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih!
6.    Jelaskan rencana pengembangan usaha yang saudara pilih!

Jawaban
1.    Cara memasuki dunia usaha ialah dengan bagaimana kita membaca peluang serta memanfaatkan peluang tersebut menjadi sesuatu yang bernilai yaitu profit.
Contoh pengusaha ialah Reza Nurhaliman biasa disebut Axl ialah owner keripik fenomenal “Maicih” cara mereka memasuki dunia usaha sangatlah unik sekali dengan memanfaatkan jejaring sosial konsep pemasaran ini berlangsung serta cara kreatif dan inovatif ini yang membuat produk makanan ringan ini menjadi pioneer yang kerap diikuti oleh kompetitor.
2.    Profil perusahaan

Keripik Maicih atau yang disebut juga sebagai 'Keripik Setan' adalah salah satu ikon makanan yang saat ini sedang digandrungi di kota Bandung. Sebenarnya keberadaan Keripik Maicih bukanlah tergolong baru. Seperti penuturan sosok dibalik kesuksesan Maicih, Reza Nurhilman atau yang akrab disapa Axl, awal dia menemukan resep keripik pedas berbahan dasar singkong ini bermula dari petemuannya dengan seorang nenek 3 tahun silam. Meski resep keripik Maicih sudah didapatkan Axl semenjak tiga tahun lalu. Namun awal kejayaan Maicih sendiri mulai pada bulan Juli 2010 lalu.
Semenjak diproduksi, Keripik Maicih sendiri dibuat dalam 5 level rasa. Hal ini sengaja dimunculkan karena ingin mengetes selera pasar.
Menurut Axl, produk keripiknya yang banyak laku adalah level 3 dan 5. Oleh karena itu saat ini dipasaran produk Maicih yang beredar cuma 2 level yang laris manis tersebut. Adapun produk level 3 ditandai dengan logo yang berwarna abu-abu. Sementara kripik level 5 ditandai dengan logo warna merah. Arti level 3 menandakan rasa pedas biasa, sementara yang level 5 menandakan rasa yang sangat pedas sekali.
Dari segi harga Maicih sendiri dibandrol Rp10 ribu. Namun karena ada kenaikan harga cabai, akhirnya harga Maicih dinaikkan menjadi Rp11 ribu. Untuk pemesanan secara online, maka anda juga bisa mencari informasinya melalui facebook dan twitter dan juga forum kaskus.
3.    Dengan konsep direct selling menggunakan media jejaring sosial inilah pengembangan perusahaan dilakukan semakin meluas dan produk perusuahaan dikenal semakin berkembang perusahaan terebut serta menggunakan sistem penjualan nomaden yang berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain ini yang mendukung pengembangan produk perusahaan.
4.    Tantangan untuk mendirikan usaha baru :
•    Berani ambil resiko
•    Pantang menyerah
•    Tidak gengsi
•    Berani bersaing
•    Aktif, kreatif dan inovatif
5.    Kegagalan dalam mendirikan usaha baru :
•    Produk belum dikenal
•    Adanya pesaing yang lebih unggul
•    Kurang berinovasi dalam pangsa pasar

6.    Rencana pengambangan usaha yang akan saya pilih ialah usaha jasa travel dikalangan mahasiswa khususnya Universitas Widyatama perusahaan kami akan mendirikan travel berbeda dari yang lain. Dengan konsep tour guiding yang friendly kami akan siap melayani jasa perjalanan wisata saudara semua.